Pengertian Seni Pertunjukan dan Macam-Macamnya

Pertunjukan ini adalah karya di mana kelompok atau individu terlibat pada waktu dan tempat tertentu. Tentu saja, banyak dari kita telah melihat seni pertunjukan, baik itu puisi, teater, teater dan sebagainya.

Banyak yang melihat seni pertunjukan sendiri, tetapi masih banyak yang tidak tahu sifat sebenarnya dari pertunjukan itu sendiri. Nah, maka pada kesempatan kali ini bukupedia.co.id akan membahas seni pertunjukan secara detail dan lengkap sehingga kita benar-benar mengenal dan memahami seni pertunjukan.

Pameran ini adalah karya seni yang kompleks karena pertunjukan pada dasarnya tidak hanya mencakup satu jenis komponen, tetapi juga berbagai jenis seni. Seperti halnya pertunjukan teater, seni yang ditampilkan bukan hanya aksi drama, tetapi kombinasi dari drama, make-up, musik, make-up dan kostum yang digunakan oleh para aktor dalam drama. Seni pertunjukan tidak bisa sendirian dan oleh karena itu seni pertunjukan didefinisikan sebagai karya seni yang kompleks.

Seni Pertunjukan

Seni Pertunjukan

Macam-macam Seni Pertunjukan

1. Tari Pendet

Tarian yang tertunda ini awalnya adalah tarian kultus yang diselenggarakan di kuil. Tarian pendulum ini menunjukkan salam dari keturunan para dewa di dunia. Seiring dengan perubahan zaman tari pendulum, namanya berubah menjadi “selamat datang” tanpa, bagaimanapun, menghilangkan unsur-unsur agama dan sakral. Tari Pendet adalah tarian dari Bali.

2. Tari Klasik dari Keraton Surakarta

Tarian ini telah ada sejak masa pemerintahan Majapahit. Segala sesuatu yang terkandung dalam tarian ini adalah tradisi dari lingkungan budaya istana. Baik dalam hal gerakan tarian dan aturan Anda sendiri. Setiap gerakan juga menyiratkan makna dan pesan serta iringan musik dan pakaian.

3. Angklung

Angklung adalah alat musik yang telah dikembangkan di Jawa Barat sejak Desember 1966. Angklung adalah alat musik dua nada. Angklung telah terdaftar oleh UNESCO sebagai warisan budaya manusia non-budaya dan verbal seni sejak Desember 2010. Asal mula Angklung diciptakan dan dimainkan untuk membangkitkan dewi Sri agar turun ke bumi sehingga padi dari masyarakat bermekaran dan berbunga.

4. Sendratari Ramayana

Balet Ramayana adalah kombinasi teater dan tarian tanpa dialog. Balet Ramayana ini didasarkan pada sejarah Ramayana dan asal-usul seni Ramayana oleh GPH Djatikoesoemo untuk membawa pariwisata Indonesia ke dunia internasional. Balet Ramayana pertama kali dilakukan pada tahun 1961. Biasanya sendratari Ramayana ini dilakukan di kuil-kuil Prambanan selama musim kemarau pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

5. REOG

Reog adalah seni pertunjukan dari tahun 1920 di Jawa Timur, kota Ponorogo. Dalam seni Reog Ponorogo, itu disebut sebagai kepala singa atau, lebih umum, singa Barong yang dihiasi dengan banyak bulu agar terlihat seperti kipas raksasa. Reog dikenal karena beratnya sekitar 50 kg, yang diangkut model dengan giginya. Selain latihan fisik, para pemain juga memiliki praktik spiritual seperti asketisme dan puasa. Reog Ponorogo memang dikenal karena seni magisnya.

6. Tari Barong Bali

Tarian Barong dikenal dari budaya pra-Hindu dan merupakan tarian khas Bali. Tarian ini menunjukkan pergulatan antara yang baik dan yang jahat. Barong sendiri melambangkan kebaikan, sementara Rangda melambangkan kejahatan. Perjuangan ini tidak akan pernah berakhir sampai akhir dunia. Anda dapat melihat seni pertunjukan ini di Bali langsung di Denpasar.

7. Wayang

Seni wayang ini telah berkembang dan telah ada selama berabad-abad, dikenal di daerah Jawa dan Bali. Boneka ini adalah media pertama untuk konversi ke Hindu di Indonesia. Awal cerita boneka ini adalah pada prasasti Balitung pada abad ke-4 dengan bunyi “Galigi Mawayang”. Cerita boneka ini menggunakan kisah Ramayana dan Mahabharata. Jenis-jenis bonekanya adalah wayang kulit, wayang golek, boneka, boneka motekar dan boneka rumput.

8. Tari Saman

Tarian Saman dari suku Gayo adalah tarian yang dikenal di luar negeri. Tarian Saman ini menunjukkan tata krama, pendidikan, agama, kepahlawanan, dan kohesi. Tarian Saman ini tidak menggunakan alat musik sama sekali, tetapi menggunakan anggota badan untuk iringan musik dan suaranya seperti tepuk tangan, pemukulan di dada, paha, dll untuk menyinkronkan gerakan para penari.

9. Tari Kecak

Tarian Kecak ini adalah tarian dari Bali dengan puluhan anggota laki-laki dalam garis melingkar, yang kemudian disebut “cak” dengan ritme tertentu dan mengangkat tangan. Tarian ini menceritakan kisah Ramayana ketika sepasukan monyet membantu Rama melawan Rahwana. Tarian Kecak ini diciptakan oleh Wayan Limbak pada 1930-an. Tarian ini dibuat sesuai dengan ritual Sanghyang ketika penari dalam keadaan tidak sadar. Tarian Kecak menjadi terkenal dan populer ketika Wayan Limbak dan para penarinya berkeliling dunia. Anda dapat melihat tarian Kecak ini atau seni pertunjukan di Uluwatu.

Sekian artikel tentang Pengertian Seni Pertunjukan dan Macam-Macamnya semoga bermanfaat.

Baca Juga: